This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Mobil Berwarna Apa Paling Jarang Dicuri?

Headline

Ketika Anda memilih mobil, pilihan warna tepat dapat mengurangi kesempatan mobil Anda dicuri hingga setengahnya. Warna apa itu?

Studi di Belanda menunjukkan, makin populer mobil makin besar kesempatan mobil dicuri. Misalnya, mobil berwarna pink dalam studi tak ada yang dicuri. Peneliti University of Tilburg di Belanda menemukan, mobil berwarna hitam, biru dan perak atau abu paling banyak dibeli di Eropa.

Selain itu, pembeli mobil makin konservatif memilih warna mobil mereka. Menurut produsen utama cat mobil DuPont, pada penjualan mobil dunia, 86% di antaranya adalah mobil berwarna hitam, biru, putih dan perak atau abu-abu pada 2009. Sebanyak 14% sisanya dari penjualan mobil berwarna hijau, kuning, oranye, merah, dan pink.

Ekonom University of Tilburg Ben Vollaard membandingkan angka ini dengan tingkat mobil yang dicuri di Belanda pada 2004-2008. Vollaard fokus pada mobil yang paling mungkin dicuri. Studi menemukan, mobil berwarna hitam, biru, dan perak atau abu-abu paling sering dicuri.

Mengapa pencuri tak mencuri mobil berwarna cerah?

Vollaard menemukan, nilai jual kembali mobil merupakan faktor penentu utama dalam pencurian mobil. Sederhananya, makin banyak warna mobil ‘di luar sana,’ makin rendah nilai jual kembalinya.

Menurut studi, pencuri paling sering mencuri mobil untuk dijual kembali, 85% keseluruhan pencurian mobil berada dalam kategori ini.

“Perbedaan tingkat pencurian antara mobil berwarna umum dan tidak menunjukkan, nilai jual kembali ada di benak pencuri mobil,” kata Vollaard. Kami menemukan bukti, nilai jual kembali lebih mendorong perbedaan ini dibanding ketakutan ditangkap polisi, lanjutnya.

"Pencuri menghindari mobil berwarna cerah karena tak ingin menarik perhatian pihak berwenang bukanlah alasannya," ungkap studi itu lebih lanjut.

Warna merah sangat populer di Belanda pada awal 1990-an, bahkan 25% mobil baru berwarna merah. Namun, popularitas warna itu jatuh seiring dengan waktu, dan kini hanya 5% mobil baru berwarna merah. Menurut DuPont, penurunan ini merupakan tren di seluruh dunia.

Studi menemukan, pencuri tak peduli kepergok dalam mobil berwarna cerah. Pada 1990-an, pencurian mobil berwarna merah jadi lebih tinggi. Popularitas mobil merah terkait erat pada prevalensi merah antar mobil curian. Mobil berwarna tak umum sama baiknya dengan membeli perangkat keamanan mobil mahal, Vollaard menyarankan.

“Pink adalah warna pencegah yang paling sempurna," katanya.

sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1343192/mobil-berwarna-apa-paling-jarang-dicuri

Beginikah Cara Intelejen Awasi Facebook?

Headline

Pengamat teknologi menilai pihak intelejen Indonesia mungkin memanfaatkan teknologi untuk mengawasi masyarakat di jejaring sosial, Twitter dan Facebook. Bagaimana caranya?

“Mereka bisa memanfaatkan software yang dibuat khusus untuk mengontrol sumber informasi di Twitter kemudian menggabungkannya dalam bentuk pendataan. Pada akhirnya, software itu akan memberikan kesimpulan soal karakteristik pembicaraan di jejaring sosial Twitter,” ujar pengamat teknologi Budi Raharjo saat dihubungi INILAH.COM.

Misalnya, ujar Budi, pemerintah ingin mencari tahu pembicaraan sekelompok masyarakat sekaligus tema yang paling sering dibicarakan. "Perangkat lunak itu akan membuat pengelompokan pengguna Twitter sekaligus melakukan identifikasi tema," jelasnya.

Meskipun begitu, Budi menilai saat ini program tersebut biasanya tidak dijual di pasaran, melainkan dikembangkan oleh masing-masing individu.

Selanjutnya, pihak intelejen juga bisa mencari tahu ‘suasana hati’ masyarakat via jejaring sosial untuk mencegah indikasi pemberontakan, seperti yang terjadi di Timur Tengah.

"Ada beberapa perangkat lunak yang bisa mengelompokkan data tanggapan positif atau negatif terhadap suatu organisasi berdasarkan kata yang paling sering digunakan," katanya.

Selain itu, jika pemerintah ingin melacak seseorang, Budi mengakui ini cukup sulit kecuali pihak yang dicurigai menggunakan alamat email yang sama untuk setiap akun di internet.

“Misalnya, mereka menggunakan alamat email yang sama untuk penggunaan di blog, Twitter, Facebook, Multiply dan situs publik lainnya. Pemerintah hanya perlu mencari alamat email yang biasa mereka gunakan,” kata Budi lagi.

Di sisi lain, Budi menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir keberadaan intelejen yang mengawasi penggunaan internet dalam ranah informasi publik.

"Akun Twitter dan Facebook sebagian besar masyarakat biasanya tergolong informasi publik karena mereka seringkali tidak mengatur akun mereka dengan lebih tertutup. Karenanya, siapapun bisa melihat. Tergantung pemerintah mau mengolahnya seperti apa,” katanya.

sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1351732/beginikah-cara-intelejen-awasi-facebook

Inilah Alasan Cabai Terasa Pedas

Headline

Meski rasanya pedas, banyak orang menyukai makanan ini. Pasti Anda bertanya-tanya, apa yang menyebabkan cabai memiliki rasa pedas? Simak berikut.

Dalang rasa pedas membakar dari cabai adalah, bahan kimia yang disebut capsaicinoids. Bahan kimia tak berbau dan tak berasa ini tersembunyi dalam bagian putih dalam cabai.

Ketika Anda memakan cabai, bahan kimia ini mengikat reseptor yang merespon rasa sakit akibat panas di mulut dan tenggorokan. Kemudian seperti dikutip sciencedaily, otak menerima pesan dan mengirimkannya ke ‘tim pemadam’ tubuh agar menyingkirkan bahan panas itu.

Alhasil, sirkulasi tubuh meningkat, perspirasi mendingin dan reaksi tertentu hingga gangguan pun terjadi, termasuk hidung meler dan mata menangis. Rasa sakit akibat memakan cabai juga melepaskan endorfin, pembunuh rasa sakit alami yang membuat makanan terasa lezat.

Jadi, air mata yang keluar setelah makan cabai sebenarnya air mata bahagia. Tak semua cabai memiliki kadar pedas yang sama. Pada 1912, ahli kimia Wilbur Scoville mengembangkan cara mengukur ‘kepanasan’ cabai yang disebut Scoville Organoleptic Test.

Kepedasan cabai diukur dengan kelipatan 100 unit dan merujuk pada seberapa banyak air gula dibutuhkan guna melemahkan cabai pada titik saat cabai tak terasa pedas lagi. Contohnya, cabai sweet bell terukur 0, jalapeno terukur 2.500-8.000, cayenne terukur 30.000-50.000 dan savina habanero merah terukur 350.000-577.000 unit.

sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1350222/inilah-alasan-cabai-terasa-pedas

Sel Bahan Bakar Hidrogen Gantikan Bensin


Penggunaan hidrogen menggantikan bensin akan memberi langkah besar pada metode daur ulang materi penyimpanan bahan bakar hidrogen.

Ilmuwan memperagakan, materi ringan dan amonia boran bisa digunakan untuk menyimpan hidrogen pada kendaraan. Saat hidrogen dipakai, bahan bakar alternatif dapat ditambahkan ke dalam materi secara efisien.

“Langkah ini dibutuhkan jika ingin menjadikan hidrogen sebagai bahan bakar industri transportasi,” ujar profesor kimia University of Alabama David Dixon.

Studi di jurnal Science ini menyatakan, amonia boran pada tanki bahan bakar menghasilkan hidrogen yang melepaskan energi ketika tercampur oksigen pada sel bahan bakar.

Kemudian, energi diubah menjadi listrik untuk mendayai motor listrik dan emisi yang dihasilkan hanya berupa air. Setelah hidrogen dilepaskan dari amonia boran, maka residu saja yang tersisa.

"Residu tetap berada di mobil dan kita cukup menambahkan hidrogen kembali jika ingin memakainya lagi," papar Dixon.

Studi ini mengungkap cara mudah menambah hidrogen kembali untuk membuat amonia boran dan hal ini bisa dilakukan dalam reaktor tunggal, lanjutnya.

Penyimpanan hidrogen yang praktis, efisien dan murah merupakan salah satu tantangan membuat motor tenaga listrik dan sel bahan bakar hidrogen menjadi alternatif mesin tenaga bensin.

Keuntungan menggunakan teknologi sel bahan bakar hidrogen ini adalah, udara lebih bersih dan tak tergantung pada minyak asing.

"Tiga langkah dasar (sintesis awal, kontrol pelepasan hidrogen dan regenarasi bahan bakar) berkembang baik. Langkah selanjutnya adalah mencari sumber hidrogen murah selain dari bahan bakar fosil,” tutupnya.

sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1349902/sel-bahan-bakar-hidrogen-gantikan-bensin

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More